7 Cara Mencegah Penyakit Difteri Pada Anak

info-sehat.com –¬†Anak adalah buah hati yang sangat dicintai oleh setiap orang tua. Semua akan dilakukan demi anak tercinta agar selalu senang dan sehat tentunya. Mencegah anak dari penyakit difteri merupakan hal yang wajib dilakukan oleh setiap orang tua. Ketika hidung dan tenggorokan terserang bakteri dan menimbulkan infeksi, maka saat itu penyakit difteri datang.

Salah satu tanda-tandanya adalah ketika tenggorokan dan amandel terdapat selaput warna abu-abu. Anda bisa melakukan pencegahan penyakit difteri menggunakan cara-cara di bawah ini:

Cara Mencegah Penyakit Difteri Pada Anak
Cara Mencegah Penyakit Difteri Pada Anak

1. Imunisasi Dan Vaksinasi

Imunisasi adalah cara pencegahan paling efektif bagi penyakit difteri. Anak-anak sangat rawan sekali terkena penyakit terutama penyakit difteri. Difteri merupakan penyakit menular yang bisa mengenai anak. Pemerintah Indonesia bahkan telah menggalakkan adanya imunisasi bagi anak-anak. Imunisasi DPT adalah imunisasi yang diberikan bagi anak-anak untuk mencegah difteri. Diberikan pada bayi usia 6 minggu sampai 14 minggu lalu disambung pada usia 5 tahun, 10 tahun serta pada 10 tahun sekali.

2. Menjaga Kebersihan

Selain imunisasi pencegahan yang bisa dilakukan adalah menjaga kebersihan. Kebersihan merupakan poin penting dari adanya pengaruh lingkungan. Jika rumah mengalami keadaan yang kotor akan menjadi sarang penyakit. Anak yang sangat rentan terhadap penyakit akan rentan terhadap suasana kotor. Anak bisa terjangkit masalah-masalah kesehatan dari luar hingga dalam. Untuk mencegah hal tersebut sebaiknya anda sebagai orang tua menjaga kebersihan lingkungan anda terutama rumah.

3. Meningkatkan Imunitas

Penurunan imunitas anak juga menjadi penyebab penyakit difteri masuk. Agar anak tidak terjangkit penyakit ini maka cara mencegah penyakit difteri adalah meningkatkan imunitas. Cara peningkatan imunitas anak bisa dilakukan dengan pemberian vitamin pada anak. Selain vitamin pemberian mineral juga merupakan hal yang penting. Kedua unsur ini bisa mencegah penyakit difteri.

4. Mengatur Pola Makan

Makan merupakan kegiatan wajib yang dilakukan setiap orang. Makan 3x sehari adalah hal yang wajib dilakukan setiap orang. Namun yang sering dilalaikan adalah pola makan. Makan yang anda lakukan 3x sehari kadang tidak bergizi. Makanan fast food seringkali banyak dilakukan oleh orang banyak. Alasannya karena malas sudah capek juga karena malas masak.

Budaya sering makan makanan tidak sehat ternyata juga mempengaruhi penyebaran penyakit difteri. Jika anda menginginkan anda sehat dan terhindar dari penyakit difteri bisa mengatur pola makan. Makanan yang sehat dan bergizi itu utama diberikan untuk anak anda.

5. Melakukan Gaya Hidup Sehat

Gaya hidup sehat merupakan salah satu hal yang paling susah dilakukan setiap orang. Menerapkan gaya hidup sehat memang akan sulit di awal namun akan berdampak baik. Menerapkan gaya hidup sehat nyatanya penting dilakukan bagi setiap orang. Penerapan gaya hidup sehat akan meningkatkan kualitas hidup anda. Kehidupan anak anda akan tergantung pada keadaan anda.

6. Menghindari Penderita Difteri

Penyakit difteri adalah penyakit menular. Penularan penyakit difteri melalui pertemuan langsung dengan penderita difteri. Karenanya untuk mencegah penularan difteri pada anak anda perlu dihindarkan dengan penderita difteri. Anda sebagai orang tua harus selektif. Anak masih belum bisa membedakan mana yang baik mana yang buruk. Sehingga orang tualah yang harus berperan aktif agar anak terhindar dari penyakit.

7. Memperhatikan Aktivitas Anak

Orang tua merupakan pengawas utama anak. Aktivitas anak penting diawasi oleh orang tua agar tidak terjadi hal yang diinginkan. Apalagi penularan penyakit pada anak lebih rentan dibandingkan orang dewasa. Maka orang tua sangat penting untuk melakukan pengawasan terhadap aktivitas anak.

Cara mencegah penyakit difteri penting dilakukan orang tua. Anak yang sangat rentan terhadap penyakit apalagi difteri bisa terkena difteri kapan saja. Sebagai orang tua anda harus melakukan pencegahan sebelum semua terlambat. Selamatkan anak anda sejak dini.

Recommended For You

info.sehat

About the Author: info.sehat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *