7 Cara Mengobati Bayi Mencret

info-sehat.com – Bayi yang baru lahir, terkadang rentan terserang penyakit. Sebenarnya, penyakitnya biasa kita temui, tetapi untuk bayi harus mendapatkan penanganan khusus. Sebagai orang tua, tentu akan sangat khawatir mendapati anak kita terserang penyakit. Yang perlu diperhatikan, mengobati bayi tidak boleh disamakan dengan mengobati orang dewasa. Penyakit seperti mencret sering menyerang bayi.

Hal tersebut membuat kita sebagai orang tua panik dan khawatir. Apalagi ditambah tangis pilu bayi yang membuat kita semakin sedih, bahkan panik. Namun, Anda tidak perlu khawatir, penyakit yang satu ini dapat diobati dengan beberapa cara. Berikut akan diulas cara mengobati bayi mencret.

Cara Mengobati Bayi Mencret
Ilustrasi Bayi (pic: littlesignersclub.co.uk)

1. Memberi Bayi Makanan Padat

Cara ini efektif untuk menghentikan mencret bayi. Makanan padat ini berfungsi memulihkan energi bayi dan mengatasi kekurangan cairan bayi karena mencret.
Ibu harus memilihkan makanan khusus untuk bayi, seperti sup kaldu ayam, biskuit bayi, oatmeal. Selain itu, Ibu bisa juga memberikan makanan padat sebangsa buah seperti, apel dan pisang. Yang perlu diperhatikan lagi, kita harus mengikuti aturan makan bayi usia 0 sampai 12 bulan untuk mengobati diare bayi.

2. Memberi ASI

Bayi yang terserang diare akan lebih rentan kehilangan cairan tubuh dibandingkan orang yang sudah dewasa. Untuk memulihkannya, Ibu dapat memberinya ASI, baik secara langsung ataupun tidak langsung.
Cairan ASI berfungsi memulihkan cairan bayi yang hilang secara cepat. Selain itu, ASI juga berfungsi meningkatkan kekebalan tubuh bayi dengan cepat.

3. Memberi Larutan Elektrolit

Larutan elektrolit ini berfungsi memulihkan cairan bayi yang hilang secara cepat. Larutan ini dapat dibuat dari air putih dan garam. Kedua bahan tadi harus dipastikan benar-benar bersih. Namun, pemberian larutan ini cukup sedikit saja. Setelah pemberian larutan elektrolit tadi, sebaiknya Anda segera membawanya ke dokter.

4. Memijat Bayi Dengan Bawang Putih

Salah satu penyebab terjadinya diare bayi adalah masuk angin. Kita dapat memijat bayi pada bagian punggungnya. Pijatan tersebut ditambah sedikit tumbukan halus bawang merah. Fungsinya untuk menghangatkan tubuh bayi secara alami. Pijatlah dengan lembut agar bayi nyaman.
Pijatan dengan bawang merah tadi akan membantu menghilangkan angin yang ada di dalam tubuh bayi. Dengan cara ini, rasa lelah bayi juga akan hilang.

5. Sering Mengganti Popok Bayi

Penggantian popok ini berfungsi mensterilkan bayi dari kuman. Ketika mencret, bayi sering mengeluarkan tinja. Tinja tersebut menyebabkan berkembangnya kuman yang berbahaya.
Perlu sekali mengganti popok secara rutin. Tidak hanya itu, sebaiknya Anda juga membersihkan area vital baik menggunakan handuk yang sudah dibasahi dengan air hangat. Cara simpel ini juga berfungsi mencegah bayi agar terhindar dari diare yang semakin parah.

6. Memberikan Bayi Antibiotic Secara Selektif

Antibiotic ini diberikan jika ada indikasi diare yang cukup parah, seperti diare karena kolera dan diare berdarah. Pemberian antibiotic berfungsi meningkatkan kekebalan tubuh bayi.
Namun, yang perlu dipahami, pemberian antibiotic harus pada kondisi yang tepat. Sebab, jika tidak, antibioticberesiko menimbulkan resistensi kuman, bahkan membunuh flora normal yang dibutuhkan oleh tubuh.

7. Membawa Ke Dokter

Yang terakhir ini sangat penting. Jika berbagai cara di atas tidak menemui hasil yang diharapkan, segera bawa bayi Anda ke dokter. Anda harus bergerak cepat untuk mengunjungi dokter. Mengingat, daya tahan tubuh bayi belum sekuat daya tahan tubuh orang dewasa.

Beberapa cara di atas dapat menjadi referensi bagi Anda, utamanya untuk Ibu. Ibu adalah yang paling dekat dengan bayi dan mengerti kondisi bayi. Beberapa cara di atas merupakan langkah praktis dan cepat untuk mengatasi diare bayi yang dapat Anda coba. Semoga bermanfaat.

info.sehat

About the Author: info.sehat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *