Penyebab dan Cara Mengatasi Gangguan Mata Minus

infoSehat – Miopi atau mata minus bisa terjadi pada siapa saja. Gangguan mata minus ini tidak mengenal usia. Mata minus bisa terjadi pada anak-anak, remaja, maupun orang dewasa. Gejala mata minus ini memang akan terjadi semakin meningkat seiring dengan berjalannya waktu. Terlebih lagi bagi penderita yang tidak mengubah pola kesehatan matanya untuk menjadi lebih baik lagi.

Miopi akan membuat seseorang tidak bisa melihat dengan fokus pada objek yang jauh. Seseorang yang menderita gangguan mata minus hanya bisa melihat jelas untuk benda-benda yang dekat saja. Untuk benda yang jaraknya jauh dari pandangan, benda tersebut akan terlihat buram bahkan kabur.

Penyebab dan Cara Mengatasi Gangguan Mata Minus
ilustrasi Mata Minus (pis: iconfinder.com)

Penyebab Gangguan Mata Minus Atau Miopi

Gangguan mata minus bisa disebabkan karena beberapa hal. Meskipun demikian, penyebab mengapa gangguan mata minus ini terjadi belum dapat dipahami sepenuhnya. Namun, beberapa faktor di bawah ini dipercaya meningkatkan seseorang untuk menderita gangguan minus.

  • Stress mata

Penyebab pertama seseorang mengalami mata minus adalah stress mata. Stress mata yang terjadi secara berlebihan atau pun berkepanjangan akan membuat seseorang mengalami gangguan mata minus yang semakin meningkat.
Stress mata ini terjadi karena aktivitas yang membutuhkan penggunaan penglihatan dalam jarak yang dekat. Contohnya saja menonton TV terlalu dekat, melihat layar komputer, bahkan melihat layar HP terlalu dekat.

  • Faktor keturunan

Gangguan Miopi juga dipercaya disebabkan karena faktor keturunan. Orang tua yang menderita mata minus akan menurunkan resiko gangguan mata minus kepada anak-anaknya.

Gejala Gangguan Mata Minus

Gangguan mata minus yang terjadi bisa menimbulkan beberapa gejala. Berikut beberapa gejala diantaranya:

  1. Sakit kepala atau pusing. Penderita gangguan minus seringkali merasa pusing karena tingkat ketegangan mata yang membuat mata menjadi cepat lelah.
  2. Penglihatan buruk di malam hari. Penderita Miopi akan mengalami kesulitan untuk melihat terutama di malam hari.
  3. Lebih mendekat pada benda. Orang yang mengalami gangguan mata minus biasanya akan mendekatkan diri pada benda yang ingin dilihatnya.
  4. Pandangan kabur. Hal ini terjadi karena seseorang ingin berusaha melihat benda yang jaraknya jauh. Penderita biasanya akan menyipitkan mata terus menerus untuk melihat objek yang ingin dilihat.

Cara Mengatasi Gangguan Mata Minus

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi gangguan mata minus.

  1. Penggunaan kaca mata atau lensa kontak. Penderita bisa menggunakan kaca mata sesuai dengan tingkat keparahan gangguan minus yang dialaminya. Dokter nantinya akan memberi saran untuk menggunakan lensa astigmatik untuk minus silindris, lensa single untuk menghasilkan penglihatan jelas di semua jarak, dan lensa multifokal untuk memperbaiki penglihatan pada berbagai jarak.
  2. Operasi. Prosedur selanjutnya yang bisa dilakukan adalah melakukan operasi LASIK. Operasi lasik sangat umum dilakukan untuk memperbaiki gangguan mata minus. Prosedur ini juga dilakukan oleh seseorang yang menderita katarak.

Akhir-akhir ini, penderita mata minus semakin meningkat saja. Gangguan mata minus bahkan banyak dialami oleh anak-anak. Sebaiknya, hindari kegiatan membaca ataupun nonton TV dalam jarak yang dekat. Kedua hal tersebut merupakan penyebab utama terjadinya gangguan miopi.

About the author: infosehat

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *