Penyebab dan Cara Mengatasi Gangguan Mata Plus

infoSehat – Mata plus disebut juga dengan rabun mata. Gangguan mata plus ini seringkali terjadi pada orang tua. Penderita gangguan mata ini tidak bisa melihat objek dalam jarak dekat dengan jelas. Namun sebaliknya, benda yang letaknya jauh justru bisa terlihat dengan jelas oleh penderita mata plus.

Gangguan mata plus bisa pula disebut dengan hyperopia. Hal ini seringkali dikaitkan dengan masalah pembiasan. Mata akan merasa lebih lelah jika mengalami rabun dekat. Meski sering terjadi pada orang tua, gangguan ini juga bisa terjadi pada usia anak-anak.

Namun, penyembuhan untuk gangguan mata plus pada anak-anak lebih mudah disembuhkan.  Oleh karena itu, jika mengalami gejala rabun rabun dekat, sebisa mungkin lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mengetahui gejala pastinya. Jangan sampai mengalami kerusakan mata permanen sehingga membutuhkan pengobatan yang serius.

Gejala Mata Plus

Penyebab dan Cara Mengatasi Gangguan Mata Plus
ilustrasi Mata Plus (pic: onlinewebfonts.com)

Kondisi mata plus akan menimbulkan beberapa gejala tersendiri.

  1. Fokus pada objek dekat maka akan terlihat buramOrang yang mengalami gangguan mata plus akan melihat benda yang dekat dengan tidak fokus karena benda tersebut terlihat buram.
  2. Mata cepat lelahKemudian, penderita mata plus juga akan mengalami gejala mata mudah lelah. Mata akan menjadi sangat lelah setelah selesai melihat benda dalam jarak yang dekat.
  3. Sulit membacaOrang yang mengalami gangguan mata plus akan mengalami sulit membaca dalam jarak yang dekat. Jadi, mereka harus mengerlingkan mata untuk melihat objek agar jelas.
  4. Sakit kepalaSama seperti penderita gangguan mata minus, penderita mata plus juga akan mengalami sakit kepala karena mencoba fokus untuk melihat objek yang akan dilihatnya.

Penyebab Gangguan Mata Plus

Mata plus terjadi karena cahaya yang masuk ke mata tidak terfokus pada retina. Namun, fokus justru malah terjadi pada belakang retina. Itu bisa terjadi karena kornea mata yang terlalu melengkung atau datar, lensa mata yang kurang tebal, bahkan karena bola mata yang terlalu pendek.

Beberapa penyebab rabun dekat atau gangguan mata plus adalah sebagai berikut.

  1. KeturunanGangguan mata plus biasanya diwariskan dari penyakit rabun dekat yang diderita oleh orang tuanya.
  2. UsiaPenyakit rabun dekat lebih sering terjadi pada orang-orang yang berusia di atas 40 tahun. Namun, masih ada kemungkinan bahwa rabun dekat bisa dialami oleh usia yang lebih muda.
  3. Tumor di sekitar mataTumor yang terjadi pada sekitar mata juga merupakan salah satu penyebab terjadinya mata plus.
  4. Penyakit lainnyaBerbagai macam penyakit seperti diabetes, masalah pembuluh darah di retina, ataupun mata yang tidak berkembang sejak bayi berada di dalam kandungan

Cara Mengatasi Gangguan Mata Plus

Untuk bisa mengatasi gangguan mata plus, Anda bisa mencoba melakukan beberapa hal di bawah ini.

  1. Menggunakan kacamataIni adalah hal yang paling sering umum dilakukan. Lensa rabun dekat banyak di jual di berbagai tempat. Lensa yang digunakan bernama lensa cembung. Lensa ini akan membuat penderita menjadi fokus untuk melihat objek dan membantu sinar jatuh di atas retina dengan tepat.
  2. Menggunakan soft lensAnda bisa memilih untuk menggunakan lensa kontak. Fungsinya hampir sama dengan kacamata. Hanya saja, penggunaannya lebih banyak diminati karena lebih praktis dan ringan.
  3. Melakukan operasiProsedur penyembuhan gangguan mata plus selanjutnya bisa dilakukan dengan cara operasi. Operasi yang paling sering dilakukan adalah operasi laser. Operasi ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan lengkungan pada kornea mata. Jadi cahaya bisa lebih fokus pada retina.

Silahkan lakukan konsultasi kepada dokter mata untuk mengetahui metode penyembuhan yang paling cocok. Sebagai upaya pencegahan, jangan lupa lakukan pemeriksaan mata setiap dua ataupun 4 tahun sekali.

About the author: infosehat

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *