Penyebab dan Cara Mengatasi Gangguan Mata Silinder

infoSehat – Beberapa jenis gangguan mata yang paling umum dialami adalah gangguan mata minus, mata plus, dan mata silinder. Gangguan mata silinder seringkali disebut dengan astigmatisma. Astigmatisma atau gangguan mata silinder bisa terjadi pada siapa saja baik pada anak-anak, remaja, maupun orang dewasa.

Astigmatisma atau gangguan mata silinder merupakan sebuah gejala penyimpangan pada pembentukan bayangan di lensa. Ini disebabkan karena lensa yang cacat dan tidak bisa memberikan gambaran bayangan garis vertikal dan horizontal secara bersamaan. Cacat optik ini akan membuat pandangan mata menjadi kabur karena ketidakmampuan mata untuk fokus pada satu titik.

Penyebab Gangguan Mata Silinder

Penyebab dan Cara Mengatasi Gangguan Mata Silinder
ilustrasi Mata Silinder (pis: depositphotos.com)

Hingga sekarang, penyebab gangguan mata silinder belum banyak diketahui. Pada mata normal, kornea mata dan lensa akan memiliki lengkungan yang mulus sempurna seperti bola. Ini akan membuat pembiasan cahaya masuk ke mata dan menghasilkan gambar yang tajam.

Jika kornea dan lensa tidak lengkung sempurna, ini akan membuat kesalahan bias dan membuat objek menjadi tidak jelas. Pada umumnya, gangguan mata silindris atau astigmatisma ini terjadi sejak lahir. Namun, ada pula beberapa hal yang menjadi pemicu terjadinya astigmatisma.

  1. Kondisi yang mempengaruhi kelopak mata yang membuat kornea menjadi terganggu
  2. Infeksi yang membuat jaringan parut pada kornea
  3. Terjadinya pembengkakan, perubahan pada kornea, serta penipisan pada kornea
  4. Melakukan operasi mata yang menyebabkan perubahan yang terjadi pada kornea.

Cara Mengatasi Gangguan Mata Silindris atau Astigmatisma

Ada beberapa cara yang paling umum dilakukan untuk mengatasi astigmatisma, yaitu:

  1. Menggunakan lensa kontak. Lensa kontak merupakan salah satu pilihan yang tepat untuk mengatasi gangguan mata astigmatisma. Pilihlah lensa kontak sesuai dengan selera. Agar tidak salah pilih, konsultasikan terlebih dahulu ke dokter mata.
  2. Menggunakan kaca mata silinder. Penderita astigmatisma bisa menggunakan kacamata yang telah didesain khusus untuk mengoreksi bayangan kabur akibat astigmatisma. Lensa silinder merupakan lensa yang bisa menolong penderita gangguan mata ini.
  3. Operasi Lasik. Melalui prosedur operasi ini, bentuk kornea nantinya akan diubah dengan menggunakan laser. Pada awalnya, lapisan permukaan kornea akan dibuka menggunakan keratom. Kemudian, laser digunakan untuk mengubah bentuk lapisan kornea yang telah dibuka tadi.
  4. Photorefractive keratectomy. Ini merupakan prosedur dimana lapisan epitel dihilangkan tanpa membuat flap. Setelah prosedur operasi lasik ditemukan, maka prosedur yang satu ini sangat jarang sekali dilakukan.

Astigmatisma atau gangguan mata silinder bisa diatasi dengan baik menggunakan salah satu dari cara di atas. Tanda dari astigmatisma bisa dirasakan oleh para penderitanya. Jika Anda mengalami tanda astigmatisma, sebaiknya langsung konsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Pemeriksaan yang dilakukan lebih awal akan membuat pengobatan bisa dilakukan dengan lebih cepat.

About the author: infosehat

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *